FPKM is in here - FPKM di sini....

Musik Kita


 

Selamat datang di Blog

Forum Penulis Kota Malang

 

 

http://forumpenuliskotamalang.blogspot.com

 

 

Berbagai fitur profil hingga tutorial dan karya-karya tulis

Forum Penulis Kota Malang bisa Anda akses di sini.

Jangan lupa untuk memberikan sedikit komentar.

Terima kasih sudah berkenan mengunjungi situs dan blog ini.

 

Greetings from Indonesian Writers Community . . .

dan selamat datang di situs ini, teman-teman !
Hari ini adalah hari

Mohon tunggu beberapa saat.  Sedang dalam proses . . . .

Please wait for a moment.  Still loading . . . .
 

# # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # # #

Mesin Pencari...



www Blog ini

Blog Rank

IP Anda....

Malang, East Java Province, Indonesia

Selamat datang di kota Malang yang sejuk ... Silakan berjalan-jalan di blog ini sepuas Anda...

View Larger Map

Buku Wisata Kuliner Kota Malang - Malang Foodiest Traveling Guide Book

Kota Malang dilihat dari satelit. Silakan geser-geser dengan menggunakan mouse untuk mencari lokasi yang Anda cari dalam peta ini. Semoga peta ini bisa bermanfaat bagi Anda semua.

Malang, East Java Province, Indonesia from satelit view. Please drag using your mouse to searching for location that you curious to know. I hope this map would be of use for all of you that visiting this town. Welcome to Malang, East Java Province, Indonesia.

Malang, Oost-Java Provincie, Indonesiƫ uit satelit bekijken. Beweeg uw muis om te zoeken naar locatie die u benieuwd. Ik hoop dat deze kaart zou gebruiken voor al u dat uw bezoek aan deze stad. Welkom in Malang, Oost-Java Provincie, Indonesiƫ.

Popular Question....

Anda Bertanya Kami Menjawab

 



Fasilitas Tanya Jawab ini tersedia berkat Haryo Bagus Handoko

Domain gratis - Free domain

CO.CC:Free Domain
Visit this site.

Catatan Harian FPKM

Majalah Digital FPKM

Majalah Digital (E-magazine) Forum Penulis Kota Malang
Parade Karya FPKM dan kumpulan arsip

Forum Penulis Kota Malang (FPKM) juga meluncurkan publikasi digital dalam bentuk majalah digital (e-magazine) yang bisa didownload dari situs resmi kami di internet. Majalah ini juga dapat dibaca secara online. Majalah digital Forum Penulis Kota Malang memakai format PDF, sebuah format yang cukup umum untuk sebuah majalah digital. Berbagai kegiatan seperti seminar, diskusi, bedah buku, dan banyak lagi kegiatan yang aktif dilakukan setiap bulannya yang bertujuan untuk terus mengembangkan wawasan, pengetahuan, pengalaman dan ketrampilan menulis para anggota forum ini juga diusahakan untuk senantiasa diliput dan ditulis dalam majalah digital ini. Forum ini mengundang para penulis dari komunitas lain untuk juga saling bertukar pengalaman, pengetahuan dan ketrampilan serta hasil karya tulisnya melalui forum ini. Artikel-artikel yang dinilai cukup pantas akan dimuat dalam majalah digital ini. Karena forum ini merupakan organisasi non profit kami tidak menyediakan imbalan dalam bentuk apapun untuk setiap artikel yang dimuat. Majalah digital Forum ini sifatnya hanya berfungsi untuk menjembatani segala bentuk pertukaran ilmu, pengalaman, pengetahuan, informasi terbaru dan juga ide serta saran dari para penulis yang ingin menekuni dunia tulis menulis sebagai karir profesi atau pun sekedar hobi. Majalah digital ini juga menerima sumbangan naskah karya para penulis yang ingin naskahnya dibedah dalam diskusi forum ini. Saran dan juga sumbangan serta bantuan baik moril maupun materiil sangat kami harapkan demi kemajuan kita bersama.

Ditulis oleh : Admin Forum Penulis Kota Malang

http://www.fpkm.co.cc
http://klipingfpkm.multiply.com

SILAHKAN MENDOWNLOAD E-ZINE FPKM
Server 1

Ezine FPKM Edisi 1
Ezine FPKM Edisi 2
Ezine FPKM Edisi 3
Ezine FPKM_Edisi 4
Ezine FPKM Edisi 5
Ezine FPKM Edisi 6
Ezine FPKM Edisi 7
Ezine FPKM Edisi 8
Ezine FPKM Edisi 9
Ezine FPKM Edisi 10
Ezine FPKM Edisi 11
Ezine FPKM Edisi 12
Ezine FPKM Edisi 13
Ezine FPKM Edisi 14
Ezine FPKM Edisi 15
Ezine FPKM Edisi 16
Ezine FPKM Edisi 17
Ezine FPKM Edisi 18
Ezine FPKM Edisi 19
Ezine FPKM Edisi 20
Ezine FPKM Edisi 21
Ezine FPKM Edisi 22
Ezine FPKM Edisi 23
Ezine FPKM Edisi 24
Ezine FPKM Edisi 25
Ezine FPKM Edisi 26
Ezine FPKM Edisi 27
Ezine FPKM Edisi 28
Ezine FPKM Edisi 29
Ezine FPKM Edisi 30
Ezine FPKM Edisi 31
Ezine FPKM Edisi 32
Ezine FPKM Edisi 33
Ezine FPKM Edisi 34
Ezine FPKM Edisi 35
Ezine FPKM Edisi 36
Ezine FPKM Edisi 37
Ezine FPKM Edisi 38
Ezine FPKM Edisi 39

Versi online E-zine FPKM juga bisa dibaca di http://klipingfpkm.multiply.com

07 Januari 2010

Desember 2009

Bulan Desember 2009 ini acara dunia perbukuan cukup meriah. Pertemuan FPKM kembali digelar pada hari Minggu, tanggal 13 Desember 2009. Pertemuan rutin FPKM kali ini mengemukakan topik yang cukup hangat yaitu sharing mengenai suka duka dan pengalaman menulis artikel dan menulis buku. Sebagai pembicara adalah Mbak Etty Hentihu. Acara pertemuan yang berlangsung santai ini bertempat di halaman samping museum Brawijaya Malang, di Jalan Raya Ijen. Diskusi dan sharing pengetahuan dan pengalaman seputar menulis ini dimeriahkan oleh aneka camilan dan es yang menyegarkan. Berbagai tema dan ide menarik bisa dituangkan menjadi sebuah artikel ataupun novel. Mbak Etty yang sudah berpengalaman menulis novel maupun antologi cerpen membagi pengalamannya secara detil pada teman-teman penulis di komunitas FPKM ini. Seperti biasa acara baru berakhir menjelang sore hari yang diwarnai oleh gelak tawa dan obrolan akrab sesama penulis. Pada Jumat siang sehabis sholat Jumat, tepatnya pukul tiga sore, tanggal 18 Desember 2009, berlangsung acara bedah buku Soe Hok Gie, bersama sutradara ternama Riri Reza dan Mira Lesmana, bertempat di Gedung Perpustakaan Kota Malang. FPKM kebagian jadi panitia. Acara bedah buku dan juga diskusi mengenai film Soe Hok Gie berlangsung meriah. Acara ditutup dengan penjualan buku Soe Hok Gie dan tentu saja mendapat sambutan yang cukup meriah dari para pengunjung perpustakaan kota Malang. Tak terasa dua minggu berselang sejak pertemuan FPKM yang lalu. Pada hari Minggu, 27 Desember 2009, kembali berlangsung pertemuan rutin FPKM. Kali ini membicarakan tentang rencana peluncuran buku antologi cerpen FPKM di tahun 2010. Mas David Ardyanto selaku ketua komunitas FPKM angkat bicara. Rencananya buku antologi cerpen ini akan diterbitkan secara indie. Ide peluncuran buku antologi cerpen FPKM sebenarnya sudah merupakan agenda lama yang selalu tertunda karena kesibukan masing-masing anggota. Nah, kali ini rencana peluncuran buku antologi FPKM harus benar-benar dapat direalisasikan pada 2010. Sebagai editor buku antologi cerpen, Mbak Etty menyatakan kesanggupannya. Untuk desain sampul, sudah ada beberapa teman yang menyatakan kesanggupannya untuk melayout dan merancang desain sampul yang eye catching, diantaranya adalah Mas Jemmy Sugianto seorang blogger dan penulis kota Malang yang mempunyai jam terbang cukup tinggi karena bekerja di salah satu media web content situs internet di kota Malang. Untuk publikasinya rencana juga akan melalui website-website dan dari mulut ke mulut. Sederhana saja, sekedar untuk menghimpun karya teman-teman penulis yang jumlahnya cukup banyak, selain tentunya sebagai wujud eksistensi komunitas penulis FPKM yang sudah berdiri tiga tahun lamanya dan sekarang telah menginjak tahun keempat. Acara pertemuan dan diskusi ini berlangsung cukup seru dan meriah diwarnai oleh acara foto-fotoan super narsis ala anggota dan pengurus FPKM. Mas Dwi Kristianto, salah seorang anggota FPKM yang kebetulan sedang cuti akhir tahun dari pekerjaannya di salah satu media cetak di Jakarta, turut hadir dalam acara ini. Akhirnya acara temu kangen dengan para anggota pun berlanjut dengan acara jalan-jalan sore ke Mall Malang Olimpic Garden, sekedar untuk window shopping (cuci mata tanpa shopping), foto bersama, sambil menonton acara fashion show yang kebetulan digelar di mall favorit warga Malang tersebut.

09 Desember 2009

November 2009

Bulan November 2009 diawali dengan pertemuan rutin Forum Penulis Kota Malang yang berlangsung pada hari Minggu, 8 November 2009, bertempat di teras Perpustakaan Kota Malang. Acara lesehan santai kali ini membahas dan mendiskusikan tentang puisi-puisi karya Mas Imam Mukhlis yang mengusung metafora-metafora unik dalam mengekspresikan suasana batin saat proses kreatif menulis puisi. Pertemuan dan diskusi seputar dunia puisi ini diwarnai oleh pertanyaan-pertanyaan maupun kritik seputar isi dari puisi yang dibawakan oleh penulisnya. Dunia sastra dan puisi memang seakan tiada habisnya untuk dikupas dan dibahas. Selalu muncul karya-karya dan ide-ide baru yang unik dalam proses berpuisi. Sementara itu ekspresi masing-masing seniman puisi juga memiliki corak warna yang berbeda-beda yang turut menganekaragamkan dunia sastra puisi di Indonesia. Tiap seniman puisi seakan memiliki ciri khas unik dan trademark tertentu yang menjadi label pada puisi karya-karya mereka. Ciri khas unik itulah yang mencoba selalu dimunculkan oleh sang penulis puisi untuk membedakan karya-karyanya dari corak karya puisi seniman lain. Acara pertemuan FPKM kali ini tidak hanya berbicara mengenai masalah puisi saja namun juga membahas berbagai aspek kepenulisan lain seperti aneka peluang menulis yang seolah tiada habisnya yang merupakan tambang emas bagi penulis untuk memperoleh penghasilan dari menulis. Berbagai media masa membuka peluang selebar-lebarnya untuk menerima tulisan dari para penulis, namun seringkali kita sebagai penulis kurang memanfaatkan peluang yang ada, padahal prospek di dunia tulis menulis masih sangat luas. Indonesia masih membutuhkan begitu banyak penulis, jadi memang prospeknya masih bagus untuk menjadi penulis maupun wartawan. Pada tanggal 22 November 2009 kembali berlangsung pertemuan rutin FPKM. Kali ini sebagai pemateri adalah Mas Jemmy Sugianto, yang mengetengahkan tutorial menulis seputar penulisan naskah berita untuk media massa. Mas Jemmy menjelaskan panjang lebar berbagai hal berhubungan dengan teknik dan trik menulis naskah berita agar kelihatan menarik dan bernilai jual. Tulisan berita yang hambar dan cenderung membosankan perlu disulap menjadi sebuah artikel tulisan yang menarik. Untuk ini ada trik-trik khusus yang bisa dilakukan yaitu misalnya menampilkan judul berita (head news) yang bombastis tapi tetap jujur dan tidak mengada-ada. Awal berita (lead news) dengan diksi atau pilihan kata yang tepat juga merupakan daya tarik bagi berhasil tidaknya sebuah tulisan berita menarik perhatian pembacanya. Demikian pula tentang tubuh berita (body news) dan bagian penutup (ending) harus tetap bersifat obyektif, jujur dan tidak memihak, namun tetap mengetengahkan poin-poin penting yang menjadi intisari dari berita atau tulisan yang hendak disampaikan. Dalam menulis suatu berita atau artikel hasil peliputan, sebenarnya ada 5 hal yang harus selalu diperhatikan, yaitu bahwa jangan menambahkan sesuatu yang tidak ada, jangan menipu pembaca, berusaha selalu transparan mengenai metode yang dilakukan dan motif penulisan berita tersebut, sebagai penulis berita harus percaya pada keaslian reportase sendiri dan hindarkan kebiasaan copy paste dari hasil peliputan jurnalis lain, serta berusahalah selalu rendah hati dalam menulis maupun dalam proses wawancara dan peliputan agar narasumber dengan senang hati memberikan keterangan sehubungan dengan berita yang hendak ditulis. Mas Jemmy Sugianto dengan telaten dan detil menjelaskan bagian demi bagian dari materi yang disampaikannya, lengkap dengan contoh-contoh penulisan berita yang mudah diikuti dan dipahami oleh teman-teman penulis. Pengetahuan singkat mengenai jurnalistik ini setidaknya cukup berharga dan dapat menjadi bekal bagi teman-teman penulis dalam menghasilkan tulisan maupun artikel yang berkualitas, obyektif dan cukup valid serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Di tengah persaingan media yang cukup ketat dewasa ini, ujung tombak penentu oplah dan rating berita terletak pada penulis-penulis handal maupun jurnalis yang menentukan corak dan warna dari sebuah media massa sehingga tampil menarik dan mendapat kepercayaan masyarakat. Agaknya hal ini pulalah, yang menjadikan Forum Penulis Kota Malang memperoleh kepercayaan dari penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama - Jakarta, untuk menjadi saluran penampungan naskah para penulis di Jawa Timur. Berbekal profesionalitas dan kerja keras, Forum Penulis Kota Malang berusaha mengangkat potensi para penulis di daerah, khususnya di area Malang Raya dan Propinsi Jawa Timur untuk dapat menghasilkan naskah-naskah tulisan yang bermutu, dan layak tampil di jagat perbukuan dan kepenulisan tanah air. Bila Anda mengaku sebagai seorang penulis, mahir menulis, dan mempunyai karya karya tulisan yang berbobot, mengapa tidak langsung saja bergabung bersama FPKM, di mana Anda bisa berdiskusi langsung, tanya jawab dan memperoleh informasi-informasi terkini seputar peluang menulis dan juga berbagai panduan gratis untuk memulai karir sebagai seorang penulis profesional, baik berprofesi sebagai wartawan, kolumnis, penulis buku, novelis, atau bahkan penulis naskah skenario sinetron televisi. Semua pengetahuan bisa diperoleh gratis di sini, hanya berbekal semangat, ketekunan, ketelatenan, dan tentu saja semangat saling berbagi dan belajar bersama.

14 November 2009

Oktober 2009

Bulan Oktober 2009 ini dimulai dengan kegiatan pertemuan rutin FPKM sekaligus acara halal bihalal yang diselenggarakan pada tanggal 11 Oktober 2009. Dalam pertemuan rutin kali ini dibahas tentang seluk beluk dunia kepenulisan, berbagai tips dan informasi seputar peluang menulis dan banyak lagi sharing pengalaman sesama anggota dan pengurus komunitas ini dalam hal tulis menulis dan jurnalisme. Sebagai pemateri dalam acara ini adalah Mbak Vita Priyambada yang berbagi ilmu seputar trik menulis artikel dan mencari peluang menulis. Sebagai seorang penulis harus ulet dan gigih dalam mencari peluang agar karya-karya tulisan kita bisa diterbitkan baik di berbagai media surat kabar atau pun majalah dan bahkan bisa jadi diterbitkan menjadi sebuah buku oleh penerbit buku. Jaringan dan networking seorang penulis harus kuat, harus mempunyai banyak kenalan dan relasi, khususnya menjalin silaturahmi yang baik dengan para editor media sehingga tahu lebih banyak corak tulisan yang bagaimana yang diinginkan oleh suatu media tertentu. Networking bisa dijalin dengan cara ngobrol langsung atau pun melalui dunia maya. Ada banyak cara untuk menjalin networking penulis secara luas. Networking tidak hanya dilakukan secara regional saja tapi juga bisa dilakukan secara nasional atau bahkan internasional, misalnya dengan menjalin silaturahmi yang baik dengan komunitas-komunitas penulis baik di dalam dan luar negeri. Acara sharing dan berbagi pengetahuan dan pengalaman pun mendapat respon dan tanggapan yang cukup baik di antara para penulis yang hadir dalam pertemuan rutin FPKM kali ini. Acara pertemuan sekaligus halal bihalal ini baru berakhir menjelang sore hari, karena begitu banyak hal yang diobrolkan seputar dunia tulis menulis. Pada tanggal 25 Oktober 2009, FPKM kembali mengadakan pertemuan rutin. Kali ini yang berperan sebagai pemateri adalah Mas Sidik Nugroho, seorang guru pengajar, cerpenis, esais, sekaligus pengamat buku dan penulis resensi. Wah banyak benar keahlian Mas yang satu ini. Resensi tulisan Mas Sidik banyak dimuat di berbagai media cetak di Indonesia, demikian pula dengan cerpen karyanya yang sudah terbit dalam bentuk antologi cerpen. Dalam pertemuan kali ini, Mas Sidik membahas mengenai tips dan trik serta tutorial menulis resensi secara mudah namun berkualitas. Berbagai pengalaman dan pengetahuannya seputar menulis resensi buku dituangkan dalam bentuk teori-teorinya yang mudah dipahami. Kontan saja hal ini membangkitkan antusiasme di kalangan para anggota dan pengurus FPKM yang akhir-akhir ini semakin eksis berkarya di jagat kepenulisan tanah air. Pengetahuan tentang menulis resensi yang baik dan obyektif merupakan hal penting yang perlu digali lebih banyak sebagai wujud apresiasi penulis di jagad kepenulisan dan perbukuan tanah air. Salut buat Mas Sidik!

10 Oktober 2009

September 2009

Bulan September 2009 yang masuk bulan puasa Romadlon, tidak banyak kegiatan yang dilakukan. Teman-teman FPKM lebih banyak berkonsentrasi untuk menulis karya-karya artikel maupun naskah buku di rumah, ketimbang beraktivitas di luar rumah. Sebagian besar bahkan ada yang sejak awal bulan berlibur ke luar kota mengunjungi sanak saudara, takut tidak kebagian tiket perjalanan bila bepergian dekat dengan hari raya Idul Fitri. Namun demikian pertemuan rutin FPKM tetap digelar, walau sekedar merupakan obrolan santai sesama teman. Maklum saja, energi dan stamina tubuh di bulan puasa agak sedikit menurun dan kita harus pandai-pandai berhemat tenaga. Tapi toh, pertemuan rutin FPKM tetap tidak kehilangan makna dan semangat kekeluargaan. Pertemuan rutin yang digelar pada tanggal 6 September 2009 berlangsung seperti biasa dengan materi seputar dunia kepenulisan dan informasi terkini mengenai peluang-peluang menulis. Walau sedikit yang bisa hadir dalam pertemuan kali ini (karena banyak yang berlibur ke luar kota, dan sebagian lagi sedang asyik dengan proyek penulisan buku dan artikel), namun teman-teman yang datang saat itu tetap semangat dalam berkiprah di dunia tulis menulis dan jurnalisme. Walau dalam kondisi bulan puasa, namun suasana perpustakaan kota Malang tetap ramai dan hiruk pikuk seperti biasa. Tampaknya semangat membaca dan menulis masyarakat kota Malang tidak pernah surut walau di bulan puasa sekali pun. Sebagian teman FPKM bahkan ada yang ikut berbagai lomba dan kompetisi tingkat nasional, mulai dari lomba blog hingga lomba menulis cerita bersambung. Teman-teman FPKM pun mulai sibuk mengumpulkan berbagai materi pendukung baik melalui riset hingga studi pustaka untuk mempersiapkan bahan-bahan yang akan dibuat sebagai materi penulisan blog maupun dalam kompetisi menulis cerita bersambung yang pengumumannya mereka temukan tersebar di internet. Lumayan, untuk ngabuburit mengisi waktu sambil menunggu saat berbuka puasa. Waktu menulis jadi lebih banyak selama di bulan puasa ini. Jadi bukannya semakin malas, teman-teman malah semakin produktif dalam berkarya. Hitung-hitung, lebih baik menulis untuk melupakan rasa lapar daripada tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Sebagian dari teman-teman FPKM juga mulai mengupdate blog mereka dan menulis berbagai artikel untuk mengisi majalah digital FPKM. Sebagian yang lain memang telah terjadwal untuk menulis mengejar tenggat waktu penulisan artikel yang bakal dimuat di berbagai media majalah dan surat kabar. Namanya juga penulis, maka menulis adalah sebuah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Benar, nggak?

14 September 2009

Agustus 2009

Bulan Agustus 2009 ini dimulai dengan kegiatan pertemuan rutin FPKM pada tanggal 9 Agustus 2009. Pembicara dalam acara pertemuan rutin ini adalah Mbak Lutfi Fadila yang membawakan cerita pendeknya berjudul “Sang Pemburu”. Versi bahasa Inggris dari cerita pendek ini berjudul “The Hunter” yang berhasil dimuat di media “The Jakarta Post”. Namun dalam pertemuan tersebut yang dibahas adalah cerpen versi bahasa Indonesianya yang berjudul “Sang Pemburu”. Cerita pendek ini bercerita tentang kisah malang seorang gadis lulusan universitas yang karena keputusasaannya berniat berburu nasib yang lebih baik dengan menjadi seorang TKW di Malaysia. Namun sialnya ia justru ditipu mentah-mentah oleh perusahaan jasa PJTKI fiktif. Karena frustasi, maka si gadis dalam cerita ini pun akhirnya memilih menikah saja dengan pria yang ia cintai, walau pun ia hanyalah berstatus sebagai istri simpanan. Cerita pendek yang ditulis oleh Mbak Lutfi Fadila ini mencoba mengupas kenyataan pahit dan realitas yang banyak dialami oleh kaum wanita Indonesia yang karena ambisinya untuk mengejar dan memburu mimpi dan nasib yang lebih baik, malah justru berakhir dengan kenyataan pahit. Diskusi mengenai cerpen ini pun berlangsung seru. Para anggota dan pengurus FPKM pun menyoroti dan mengupas cerpen ini dari berbagai aspek. Mulai dari aspek emansipasi wanita dan kesetaraan jender, sempitnya peluang kerja, masalah maraknya outsourcing hingga aspek sosial kemasyarakatan lainnya. Salah satu pengurus FPKM, Mas Yusli yang baru saja pulang dari Inggris menyelesaikan studi S2 di Universitas Exeter juga turut antusias menyoroti kasus cerpen ini dari sudut pandangnya sebagai dosen pengajar hubungan internasional. Wah seru deh pokoknya. Analisisnya sampai ke mana-mana. Diskusi cerpen, jadi mirip debat terbuka dan analisis ilmiah masalah sosial, karena hadir juga di sini salah satu pengurus FPKM yang juga adalah guru pengajar ilmu sosiologi, yaitu Mas Kukuh Widyatmoko. Pokoknya cerpen ini dikupas dari berbagai segi. Benar-benar asyik. Dua minggu kemudian, tepatnya pada tanggal 23 Agustus 2009, pertemuan FPKM kembali diadakan. Kali ini yang dibahas adalah masalah peluang menulis dan juga diskusi seputar berbagai event lomba menulis yang diinformasikan kepada para anggota FPKM. Informasinya sendiri berasal dari internet, dan seperti biasa, teman-teman pun saling bertukar informasi mengenai hal ini, serta berbagai informasi lainnya mengenai dunia tulis menulis dan jurnalistik. Pertemuan kali ini jauh lebih santai dengan materi ringan karena bertepatan dengan permulaan bulan puasa.

22 Agustus 2009

Juli 2009

Juli 2009
Bulan Juli 2009 ini dimulai dengan kegiatan pertemuan rutin FPKM pada tanggal 12 Juli 2009. Kali ini pemateri pertemuan adalah Mbak Trias Pratiwi yang memunculkan suatu permainan untuk memotivasi ide kreatif menulis dan merangsang imajinasi para anggota FPKM untuk menuliskan sebuah esai maupun tulisan singkat setelah ditunjukkan sebuah gambar pemandangan. Para peserta diberi waktu sekitar 15 menit untuk menuliskan serta menceritakan apa yang dilihatnya. Kemudian masing-masing tulisan peserta dibacakan dan didiskusikan. Ternyata persepsi dan cara pandang masing-masing anggota FPKM bisa berbeda dengan gaya cerita yang unik, walau yang dilihat dan diamati adalah gambar foto pemandangan yang sama. Jadi intinya, setiap pribadi adalah unik, dan setiap penulis adalah unik, dengan ciri khas dan gaya bahasa serta cara bercerita yang bisa berbeda antara satu sama lain dalam menceritakan suatu kejadian atau suatu obyek yang sama. Ketrampilan berolah kata dan berimajinasi itulah yang merupakan sebuah harta karun yang patut terus digali dalam menghasilkan penulis-penulis berbakat asal kota Malang. Acara pertemuan baru diakhiri menjelang sore hari setelah berdiskusi panjang lebar seputar dunia tulis menulis dan juga berbagai tips dan trik seputar menulis. Pada tanggal 26 Juli 2009, pertemuan rutin FPKM kembali digelar. Kali ini sebagai pemateri adalah Haryo Bagus Handoko, yang membeberkan panjang lebar tentang berbagai tips menulis, serta berbagai informasi seputar dunia kepenulisan mulai dari media surat kabar, majalah hingga peluang menerbitkan buku baik secara indie maupun melalui kerjasama dengan berbagai penerbit buku ternama di Indonesia. Acara ini mendapat respon yang cukup baik dari para peserta yang hadir. Pendek kata, banyak anggota FPKM yang kemudian semakin termotivasi untuk menghasilkan karya dan eksis di jagat tulis menulis nusantara. Bahkan beberapa diantaranya sudah mengambil ancang-ancang hendak menulis berbagai tema untuk kemudian diajukan kepada para editor penerbit buku ternama di Indonesia. Yang penting semangat! Dan sebagian besar anggota FPKM mempunyai semangat besar dalam menghasilkan tulisan, kemauan keras ala arek Malang dan juga semangat pantang menyerah! Pendek kata, arek Malang tidak boleh kalah dengan arek-arek Jogja maupun arek Jakarta dalam jagat tulis menulis. Harus semakin banyak lagi para penulis yang berasal dari kota Malang yang akan mewarnai jagat tulis menulis tanah air. Tak berselang berapa lama dari kegiatan motivasi menulis ini, salah satu cerpen anggota FPKM, yaitu Mbak Lutfi Fadila, yang berjudul “The Hunter”, berhasil dimuat di media The Jakarta Post, salah satu media cetak yang cukup ternama di tanah air. Tidak tanggung-tanggung, cerpen berbahasa Inggris yang dikirimkan ke editor The Jakarta Post telah berhasil dimuat di media tersebut dan ditayangkan pula di situs internet/website mereka. Salut buat Mbak Lutfi Fadila yang jago berbahasa Inggris ini. Terus semangat buat para anggota FPKM yang lain, agar segera menyusul mengukir prestasi di jagat menulis tanah air, seperti misalnya Mbak Wahyu Indah yang secara kontinyu menghasilkan karya-karya sinetron FTV yang tayang di SCTV serta novelnya yang diterbitkan oleh Penerbit Gagas Media, Mbak Ike Puspita Sari yang novel-novelnya diterbitkan oleh Penerbit Gagas Media, Mbak Etty Hentihu yang novelnya diterbitkan oleh Penerbit PuspaSwara, Mas Sidik Nugroho dan Mas Arie Saptaji yang kumpulan cerpennya berhasil diterbitkan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama dan juga Mas Haryo Bagus Handoko yang bakal segera merilis buku non fiksi keempatnya, yang juga diterbitkan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama, yang juga menjadi salah satu kontributor untuk Healthy Life Magazine, Majalah Noor, dan Majalah Clara. Semangat menulis harus terus ditumbuhkan dan dibumbui dengan berbagai keterampilan serta ide kreatif agar tulisan kita senantiasa menarik untuk dibaca, serta bisa dijadikan sebagai sebuah profesi yang tidak boleh dipandang remeh. Berkat bakat tulis menulis ini pulalah, salah satu anggota FPKM, Mas Wawan Eko Yulianto, memperoleh beasiswa Fullbright oleh Pemerintah Amerika Serikat dan saat ini sedang menuntut ilmu gelar S2 di Arkansas, Amerika Serikat, serta Mas Yusli yang seorang dosen memperoleh beasiswa S2 di Universitas Oxford Inggris mendalami bidangnya dalam hal ilmu hubungan internasional. Jadi, ternyata arek Malang tidak kalah dengan arek-arek Jogja ataupun arek Jakarta dalam hal keilmuwan, tulis-menulis dan intelektual!

06 Juli 2009

Juni 2009

Bulan Juni 2009 diawali dengan acara pertemuan rutin FPKM yang kali ini diselenggarakan pada minggu pertama bulan ini, yaitu pada hari Minggu siang, tanggal 7 Juni 2009. Acara pertemuan ini berlangsung santai secara lesehan di halaman depan museum Brawijaya Malang yang berumput hijau. Di bawah teduhnya pohon palem, maka acara pertemuan ini pun berlangsung penuh kekeluargaan dengan disemarakkan oleh berbagai camilan dan kudapan. Pembicara dalam acara kali ini adalah Mas Kukuh Widyatmoko, seorang guru pengajar di sebuah sekolah menengah di Malang yang juga anggota FPKM. Materi yang dibawakan cukup menarik, yaitu "Kekerasan di Sekolah - Sebuah Anti Tesis Sistem Pendidikan." Ungkapan rasa keprihatinan akan maraknya tingkat kekerasan yang muncul di dunia pendidikan yang dilakukan oleh kalangan pelajar maupun yang dilakukan oleh pendidik telah menginspirasi Pak Guru yang satu ini untuk menuangkannya dalam sebuah esai yang lebih merupakan tinjauan akademis, psikologi dan juga tinjauan sosial yang patut mendapat sorotan dan perhatian lebih dalam coreng morengnya dunia pendidikan di tanah air. Esai yang menarik ini bisa menjadi kaca benggala bagi semua pihak untuk memperbaiki sistem pendidikan yang ada agar hasil yang dicapai tidak hanya dilihat dari aspek intelejensia (kecerdasan) tetapi juga menyangkut keseimbangan dan kesehatan mental, akal pikiran dan kecerdasan emosi, sehingga berbagai masalah yang ada tidak dilampiaskan dalam bentuk tindak kekerasan yang sama sekali bertolak belakang dengan dunia pendidikan. Tampaknya itulah yang ingin disampaikan dalam esai singkat bertema dunia pendidikan yang dibahas kali ini. Berselang dua hari sejak pertemuan FPKM pada hari Minggu, komunitas ini kembali disemarakkan oleh kabar gembira yang datang dari Mbak Wahyu Indah yang berhasil melaunching karya sinetron FTV terbarunya yang berhasil tayang di SCTV pada tanggal 8 Juni 2009, Pkl. 23.00 WIB. Sinetron FTV bertajuk "Di Hatiku Ada Emakmu" ini berhasil tayang berkat dukungan dari rumah produksi Frameritz - Jakarta. Sebagai seorang penulis buku religi, penulis novel dan juga penulis skenario sinetron, Mbak Wahyu Indah yang juga merupakan salah satu pengurus komunitas penulis Forum Penulis Kota Malang ini memang sudah beberapa waktu bekerja pada rumah produksi sinetron Frameritz. Bolak balik Malang - Jakarta demi beraktivitas di dunia sastra dan kepenulisan, Mbak yang satu ini cukup produktif dengan berbagai karya sinetronnya. Di Bulan Mei 2009 saja, sudah tercatat 3 buah sinetron FTV karyanya yang tayang di SCTV. Sinetron-sinetron FTV karyanya lebih banyak bercerita mengenai dunia remaja, dengan gaya bahasa yang ringan, alur cerita yang menarik serta dialog-dialognya yang jenaka sehingga cukup menarik untuk ditonton. Mbak Wahyu Indah yang gemar makan roti bakar khas Malang ini, rencananya juga akan melaunching sinetron FTV terbarunya yang berjudul "Roti Bakarku Sayang" yang juga akan segera tayang di SCTV. Makanya rajin-rajin mampir ke mailing listnya FPKM, facebooknya FPKM dan juga ke facebooknya Mbak Wahyu Indah, supaya bisa tahu sinetron apa saja yang akan segera tayang, buah karya Mbak yang satu ini. Pada hari Minggu, 28 Juni 2009, kembali FPKM mengadakan pertemuan rutinnya, kali ini tampil sebagai pembicara adalah Mas Jemmy Sugianto, anggota baru FPKM yang juga adalah seorang penulis, sekaligus seorang trainer. Ia aktif memberikan bimbingan belajar (les privat) kepada para pelajar di berbagai sekolah di kota Malang, selain aktif juga mengurus buletin cetak "Obor Media" yang dibagikannya secara gratis ke berbagai sekolah, perpustakaan, maupun majalah-majalah dinding yang tersebar di kota Malang. Obor Media sendiri adalah koran dinding yang diterbitkan dan diedarkan secara cuma-cuma oleh Komunitas Anak Panah, salah satu komunitas penulis yang juga bekerja sama dengan FPKM dalam membangkitkan minat baca tulis bagi generasi muda di kota Malang. Pada kesempatan kali ini, Mas Jemmy membahas tulisannya yang ada di buletin "Obor Media" yaitu sebuah esai yang berjudul "Tidak Perlu Diketahui". Dalam esai yang menarik ini, dimunculkan sebuah motivasi dan juga pelajaran moral yang menarik, yaitu bahwa sebagai seorang pekerja kreatif, kita tidak perlu pamer akan apa saja karya yang sudah kita hasilkan, yang penting terus berkarya, terus berkreasi dan tidak lupa selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala limpahan karunia, rejeki dan ide-ide kreatif yang melintas di kepala kita. Biarlah dunia yang menilai akan apa saja yang sudah kita hasilkan. Kita tidak membutuhkan kata-kata sanjungan, pujian atau apa pun. Biarlah apa yang kita hasilkan supaya bisa bermanfaat bagi orang lain. Kalau ada kelebihan ilmu, jangan terlalu pelit untuk berbagi, bila ada kelebihan rejeki, ingatlah selalu pada orang lain sesuai kemampuan kita, maka Tuhan pasti akan memudahkan segala langkah dan upaya kita demi meraih kesuksesan yang lebih besar. Bila menolong orang lain dan memudahkan jalan bagi orang lain, maka Tuhan akan semakin memudahkan jalan kita untuk meraih apa yang kita inginkan. Itulah pelajaran moral yang dapat dipetik dalam tulisan esai singkat yang dicetuskan oleh Mas Jemmy Sugianto. Ya, memang. Ilmu memang ada untuk dibagi-bagi, agar setiap orang bisa memperoleh manfaat, jadi sebaiknya ilmu tidak dipendam saja untuk diri sendiri namun disebarluaskan untuk masyarakat luas sehingga akan lebih bermanfaat - sejalan dengan misi dan visi FPKM dalam mencerdaskan bangsa melalui tulisan!

03 Juni 2009

Mei 2009

Bulan Mei ini diawali dengan kabar gembira yang datang dari Mbak Wahyu Indah Retnowati, karena sinetron FTV karya terbarunya yang berjudul "Cinta Monyet Ala Kingkong" berhasil tayang di SCTV pada awal bulan Mei 2009. Sinetron ini adalah sinetron ketiganya yang diusung oleh rumah produksi Frameritz yang ditayangkan di SCTV. Teman-teman FPKM pun ramai-ramai memberikan selamat dan dukungan kepada Mbak Wahyu Indah yang senantiasa produktif dalam menghasilkan naskah-naskah skenario untuk sinetron FTV di SCTV. Di bulan Mei ini, kegiatan pertemuan rutin Forum Penulis Kota Malang pun kembali digelar seperti biasa, pada hari Minggu, 10 Mei 2009. Bertempat di Gedung Perpustakaan Kota Malang, pertemuan FPKM kali ini mengangkat topik bedah cerpen karya Haryo Bagus Handoko yang berjudul Rona Kehidupan. Cerpen bertema humanisme sosial ini menyoroti kehidupan kaum miskin pinggiran yang hanya bisa bermimpi untuk mengenyam kehidupan yang layak. Cerpen ini mengungkap betapa masih begitu banyak masyarakat di luar sana yang hidup dalam kemiskinan dan ketidakberdayaan. Diskusi dan tanya jawab seputar isi cerpen dan proses kreatif penulisan cerpen ini pun cukup semarak. Seperti biasa acara diakhiri dengan sharing aneka informasi peluang kepenulisan di antara sesama anggota dan pengurus FPKM. Pada tanggal 19 Mei 2009, Mbak Wahyu Indah kembali membawa kabar gembira sehubungan dengan sinetron keempatnya yang tayang di SCTV. Masih dengan dukungan rumah produksi Frameritz, sinetron FTV berjudul "Ramuan Cinta yang Bikin Pusing" berhasil tayang di SCTV. Sinetron-sinetron FTV khas karya Mbak Wahyu Indah senantiasa mengusung kisah-kisah unik dengan sisipan humor segar nan jenaka. Sambutan dan dukungan dari teman-teman FPKM kembali disampaikan pada Mbak Wahyu Indah atas kreativitasnya dalam berkarya. Tak berapa lama berselang, pada hari Minggu, tanggal 24 Mei 2009, FPKM kembali mengadakan pertemuan rutin. Kali ini sebagai pembicara adalah Rio Al Imran (Trio), seorang mahasiswa sekaligus penulis yang membawakan cerpen tulisannya yang berjudul Surat. Cerpen ini cukup unik karena menggunakan diksi yang tidak biasa, serta dengan gaya bercerita layaknya buku harian (diary). Karena cukup unik, maka diskusi pun berlangsung cukup seru. Mas Trio pun berbagi cerita seputar proses kreatif penulisan cerpen yang satu ini. Kritik dan saran pun terlontar dari para peserta diskusi. Pertemuan rutin ini baru diakhiri sore hari setelah diakhiri dengan sharing aneka informasi tips dan tutorial menulis serta berbagai peluang kepenulisan di antara para anggota dan pengurus FPKM. Pada tanggal 21 – 24 Mei 2009, kota Malang kembali disemarakkan oleh Festival Malang Kembali yang merupakan festival seni budaya tempo dulu kota Malang. Berbagai atraksi budaya, sendra tari, festival musik tempo dulu, hingga berbagai konser musik pun digelar dalam memeriahkan acara ini. Festival pasar rakyat dan makanan tradisional serta jajanan khas tempo dulu ala Malang pun dijajakan berderet dalam kios-kios dan stand pameran. Aneka kios pun menjual berbagai cinderamata dan juga mainan anak-anak khas tempo dulu, aneka permen dan gulali tempo dulu, serta aneka jenis kerajinan tangan dan obral busana berbahan batik. Tak lupa digelar pula festival wisata kuliner Malang khas tempo dulu yang menggelar berbagai macam makanan dan jajanan khas Malang tempo dulu, baik yang tradisional, kontemporer hingga yang “east meet west”. Bahkan ada juga kios dan stand buku yang mengobral aneka buku jaman baheula dengan harga cukup terjangkau. Para anggota dan pengurus FPKM pun tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dengan berbelanja buku dan mencicipi aneka kue dan makanan khas Malang tempo dulu yang dijual dalam festival khas rakyat ini. Bertempat di sepanjang Jalan Raya Ijen, kota Malang, acara festival Malang Tempo Doeloe dipadati oleh ribuan pengunjung yang terus mengalir mulai dari pagi hari hingga malam hari. Tentu saja, dengan mengenakan beragam kostum unik khas tempo dulu, maka ajang festival ini tak ubahnya seperti pesta kostum di hari Helloween atau Valentine, bedanya, para pengunjung yang hadir di sini mengenakan beragam busana tradisional maupun pakaian-pakaian jaman kolonial tempo dulu. Selang beberapa hari setelah berakhirnya festival Malang Tempo Doeloe, pada tanggal 29 Mei 2009, Forum Penulis Kota Malang dengan bekerja sama dengan Perpustakaan Kota Malang, toko buku Toga Mas, Penerbit Kanisius dan radio Mas FM kembali menggelar acara pameran buku Malang Membaca 2009. Bertempat di halaman gedung Perpustakaan Kota Malang, acara pameran dan obral buku ini berlangsung semarak. Dalam sehari pengunjung pameran bisa mencapai lebih dari 1500 pengunjung, karena pameran dibuka sejak pagi hingga malam hari. Untuk memeriahkan acara pameran, digelar pula beberapa event launching buku dan bedah buku, seperti peluncuran buku "Simply Amazing - inspirasi menyentuh bergelimang makna" karya J. Sumardianta pada tanggal 31 Mei 2009, dan juga peluncuran buku berjudul "Negeri Kong Draman - Cerita-Cerita Puisi Kampung Halaman untuk Indonesia" bersama pembicara Ahmad Fikri dan Nanang Suryadi pada hari yang sama. Seperti biasa, acara pameran buku ini pun juga dimeriahkan oleh obral buku super diskon yang diselenggarakan oleh Yusuf Agency yang menawarkan buku-buku bermutu dengan harga sangat miring di bawah harga pasar.

27 Mei 2009

April 2009

Kegiatan di bulan April ini diawali dengan acara seminar dan kuliah tamu pada hari Jumat siang (sehabis sholat Jumat), 3 April 2009. Acara seminar gratis yang cukup spektakuler ini mengangkat tema tentang bagaimana memunculkan inisiatif menulis dan membentuk corak dan gaya tulisan kita - "FINDING SHAPES OF OUR STORIES". Sebagai pembicara dalam acara ini adalah Professor Valerie Miner, seorang penulis, jurnalis, novelis sekaligus dosen sastra di Stanford University, Amerika Serikat. Jauh-jauh datang dari Amerika untuk berbagi cerita dan berbagi pengalaman seputar kegiatan menulis dan mencari ide-ide segar kepenulisan, Ibu Valerie Miner banyak berbicara mengenai pengalamannya seputar kegiatan menulis dan jurnalisme yang telah dilakoninya selama puluhan tahun. Acara tanya jawab pun berlangsung semarak dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Beberapa penanya aktif mengutarakan pertanyaan dan pendapat dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Dengan ditemani oleh Pak John, staf konsulat jendral Amerika Serikat di Surabaya dan juga seorang penerjemah, acara seminar kepenulisan dan kuliah tamu hasil kerja sama antara Perpustakaan Kota Malang, Forum Penulis Kota Malang, Komunitas Sastra Pelajar, Malang Fun English Club dan kantor konsulat jendral Amerika Serikat di Surabaya ini pun berjalan cukup sukses. Acara ini sempat diliput oleh beberapa saluran televisi lokal di kota Malang, serta berbagai media surat kabar dan majalah. Di akhir acara, Ibu Valerie Miner dan Pak John dari kantor konsulat jendral Amerika di Surabaya, menyerahkan sumbangan puluhan buku sastra, novel, jurnal sastra Amerika dan berbagai buku seputar sastra dan pengetahuan kepada pihak Perpustakaan Kota Malang, yang diwakili secara simbolis oleh Bpk. Drs. H.M. Jemianto, S.H. Dalam acara ini, tampaknya Ibu Valerie Miner berusaha menumbuhkan dan memotivasi semangat menulis dan membaca dari para penulis kota Malang agar senantiasa aktif dalam menghasilkan karya-karya tulisan yang berbobot dan berguna bagi masyarakat. Acara seminar ini berlangsung sangat semarak dan dipadati begitu banyak pengunjung, terutama para penulis, wartawan media, seniman, pengamat sastra, dan juga para seniman film indie di kota Malang. Berselang kurang lebih seminggu, Forum Penulis Kota Malang kembali mengadakan acara pertemuan rutin yang jatuh pada hari Minggu, 12 April 2009. Pertemuan kali ini menghadirkan pembicara dari anggota FPKM sendiri yang juga seorang pengamat sastra, pecinta buku dan penulis resensi buku - Mas Sidik Nugroho. Karya tulisan yang dibedah dan sempat dibahas bersama pada kesempatan tersebut adalah tulisan Mas Sidik yang dimuat di rubrik Ruang Baca di Koran Tempo, 29 Maret 2009, dengan judul "SEGERA MEMULAI, LALU MENATA". Tulisan tersebut merupakan sebuah esai singkat berisikan motivasi untuk segera memulai menulis apa saja yang terlintas dalam benak kita, dan baru menata ulang tulisan kita setelah semua ide tersebut dituliskan. Mas Sidik juga membahas berbagai cara dan metode menulis yang biasa dilakukan oleh para penulis besar seperti Nadine Gordimer (peraih nobel sastra), John Steinbeck (peraih penghargaan Pulitzer), Stephen King (penulis novel-novel horor), Kate Di Camillo (peraih penghargaan Newbery Medal untuk bukunya yang berjudul The Tale of Desperaux), Leo Tolstoy (penulis novel Anna Karenina), Harper Lee (peraih penghargaan Pulitzer untuk bukunya yang berjudul To Kill a Mockingbird), hingga penulis nasional, Akmal Nasery Basral (penulis novel dan jurnalis). Setiap penulis mempunyai kebiasaan dan cara menulis serta pemilihan waktu yang dianggap paling tepat untuk mulai berkarya. Hendaknya metode dan cara mereka dapat dijadikan contoh dan disesuaikan dengan kebiasaan menulis yang menurut kita paling nyaman. Acara diskusi ini pun berlangsung semarak dan penuh pertanyaan seputar kiat dan trik untuk menghasilkan tulisan-tulisan berkualitas. Acara baru diakhiri menjelang sore hari setelah semua peserta diskusi merasa puas dengan jawaban yang diterima. Dua minggu kemudian, yaitu tepatnya pada hari Minggu, 26 April 2009, Forum Penulis Kota Malang kembali menggelar acara pertemuan rutin dua mingguannya. Kali ini bertindak sebagai pemateri adalah Mbak Vita Priyambada, seorang penulis dan kolumnis untuk berbagai media surat kabar dan majalah yang ternyata juga pandai menulis puisi. Acara pun berlangsung meriah, dengan lesehan di rumput, tepat di depan museum Brawijaya. Kebetulan saat itu matahari bersinar cerah dan langit kota Malang tampak begitu biru dan indah. Suasana lesehan di halaman depan museum Brawijaya yang berumput hijau memang sengaja dipilih agar terasa lebih menyatu dengan alam dan suasananya lebih mengena. Mbak Vita pun membacakan beberapa karya puisinya yang mendapat tanggapan dari para peserta diskusi. Seperti biasa, acara tanya jawab, kritik, dan guyonan santai pun terlontar saat acara pertemuan FPKM kali ini. Acara baru berakhir menjelang sore hari, setelah seluruh peserta mengisi lembaran-lembaran halaman majalah Tengtop (Ditenteng Makin Ngetop) dengan esai seputar ide dan pengalaman menulis.

02 April 2009

Maret 2009

Bulan Maret 2009 ini cukup padat dengan kegiatan berbau sastra. Dimulai pada hari Minggu, 1 Maret 2009 yang bertepatan dengan jadwal pertemuan rutin FPKM, agenda pertemuan kali ini adalah acara pembacaan puisi dan bedah puisi yang diselenggarakan secara outdoor (di luar ruangan). Tempat pertemuan kali ini adalah berlangsung di tengah taman bunga dan air mancur yang berada di depan museum Brawijaya - di Jalan Raya Ijen. Pembicara acara ini adalah Mbak Vita Priyambada yang mengetengahkan puluhan puisi-puisinya untuk dibacakan bergantian dan dibedah serta dibahas beramai-ramai. Antusiasme para anggota dan pengurus FPKM cukup tinggi dalam hubungannya dengan dunia sastra, kepenulisan dan puisi. Tak heran, walau diselingi gelak tawa dan senda gurau, acara pembacaan puisi secara bergantian ini berlangsung cukup semarak. Mbak Vita yang rajin menulis aneka artikel untuk berbagai media massa ini, ternyata juga jago menulis puisi dan membacakan puisi. Walau beberapa kosa kata yang digunakan tergolong aneh karena merupakan bahasa-bahasa kamus, namun acara seperti ini justru dapat menambah perbendaharaan kosa kata bahasa Indonesia bagi teman-teman FPKM. Dalam acara pertemuan ini dicetuskan ide untuk memunculkan catatan dan kliping sastra dalam arti sebenarnya yang dikenal dengan istilah "Majalah TengTop - Ditenteng terus makin ngeTop". Memang rencananya, kliping aneka tulisan dan corat-coret teman-teman FPKM setiap kali pertemuan akan menjadi sebuah bank data sastra Malangan yang harus dibawa setiap ada pertemuan FPKM. Selain setiap anggota dan pengurus bisa berkreasi dan berimajinasi secara bebas dalam menuliskan setiap ide dan kreativitasnya, keberadaan kliping sastra "Majalah TengTop" ini bakal menjadi daya tarik tersendiri bagi eksistensi komunitas penulis FPKM. Model serupa telah berjalan cukup baik di dunia maya dengan keberadaan blog "http://klipingfpkm.multiply.com". Selanjutnya, pada hari Minggu, 15 Maret 2009, pertemuan rutin dua mingguan FPKM kembali digelar. Kali ini tetap dengan tema membedah cerpen karya para anggotanya. Yang kebagian jadi pemateri minggu ini adalah Mbak Lutfi Fadila yang mengetengahkan cerpen tulisannya yang berjudul "Kereta Yang Membawaku Kembali" sebuah cerita pendek dengan model bercerita layaknya catatan perjalanan sekaligus memoar yang memunculkan isyu jender dan emansipasi wanita. Cerita pendek ini cukup mendapatkan tanggapan, apresiasi sekaligus kritik dan saran dari para peserta diskusi yang hadir saat itu. Seperti biasanya, acara diskusi ini berlangsung secara santai dan penuh kekeluargaan dengan diselingi guyonan di sela pembahasan dan apresiasi terhadap tulisan cerpen yang sedang dibahas. Sebagai penutup acara, segenap anggota dan pengurus FPKM kembali menuliskan coretan-coretan pada lembaran-lembaran kertas yang akan menjadi halaman bersejarah dari pemunculan ide majalah tengtop yang pernah dibahas sebelumnya. Berbagai tulisan mulai dari puisi, celoteh, sajak hingga narasi pendek tentang suasana hati masing-masing kemudian dibacakan dan banyak menimbulkan gelak tawa serta komentar-komentar dari sesama anggota yang saat itu hadir. Bagaimanapun ide menuliskan suasana hati untuk mengisi halaman-halaman majalah tengtop (baca: diary FPKM) cukup mengena dan dapat menghidupkan suasana serta meningkatkan keakraban dan silaturahmi sesama anggota. Akhirnya, acara pertemuan rutin FPKM di minggu terakhir di bulan Maret ini pun kembali berlangsung cukup istimewa, karena bertepatan dengan hari ulang tahun si pemateri, yaitu ulang tahunnya Mbak Wulan (Martina Sriwulaningsih) yang jatuh pada hari Minggu, 29 Maret 2009. Tak heran, acara belum dimulai, semua makanan camilan sudah digelar layaknya bazaar makanan. Para anggota dan pengurus FPKM yang hadir saat itu beramai-ramai mengucapkan selamat ulang tahun pada si pemateri yang hari itu sedang berulang tahun. Sambil menunggu yang lain datang, acara makan camilan pun dimulai sambil mengobrol akrab sesama anggota. Di saat sedang asyik mengobrol, muncullah Mbak Etty Hentihu, salah satu anggota lama FPKM yang kebetulan sedang mudik ke kota Malang. Karena profesinya sebagai seorang pengajar yang kini bekerja di kota lain, Mbak Etty, hanya bisa aktif bersilaturahmi di dunia maya. Maklum saja karena cukup lama tidak bertemu, karena selama ini hanya bisa saling menyapa lewat facebook, maka secara spontan, teman-teman merasa sangat surprise, dan obrolan pun berlangsung lebih meriah dengan Mbak yang satu ini. Setelah semua anggota dan pengurus FPKM telah hadir, maka acara bedah cerpennya Mbak Wulan dimulai. Kali ini cerpen yang dibahas bertajuk "Ku-pu-ku-pu-ku (Aku punya, aku punya aku), sebuah cerpen unik dengan genre psikologi dan perangkaian kata serta kalimat yang tidak biasa. Cerpen ini mendapat tanggapan dan kritik serta apreasiasi yang bermacam-macam dari para anggota FPKM. Berbagai penafsiran yang berbeda dalam mengartikan nilai rasa dalam cerpen ini telah membuat suasana diskusi lebih hidup. Akhirnya, untuk menyamakan persepsi dari pembaca, si penulis cerpen ini pun urun bicara dan menjelaskan maksud serta jalan cerita dari cerpen ini. Memang daya imajinasi antara penulis dan pembaca seringkali berbeda, dan itulah keunikan yang muncul dari cerpen yang satu ini, karena bisa memunculkan berbagai pendapat dan tanggapan yang berbeda dari para pembacanya. Akhir-akhir ini para anggota maupun pengurus FPKM semakin giat dalam menghasilkan karya tulisan yang dimuat di berbagai media cetak tanah air, baik cerpen, resensi buku, esai hingga terbitnya buku tulisan mereka.

Penerbit Buku


Buku Murah




Forum Penulis dari kota Malang

Assalamualaikum.wr.wb. dan salam sejahtera untuk kita semua,
Sebelum takdir terjadi dan diketahui, hidup ini adalah sebuah pilihan dan pilihannya hanya ada dua yaitu "to be or not to be" ;, menjadi kalah atau menang, menjadi ada atau tidak ada. Marilah kita bersama-sama menjadi pemenang, menjadi ada bagi orang lain. Marilah kita bangun jaringan intelektual melalui tulisan. Kita bangun pola pikir-pola pikir yang mendobrak dan tak biasa karena lebih baik menjadi yang pertama daripada menjadi yang lebih baik ! Biarlah kita hidup selama kita hidup !

Dengan adanya sarana komunikasi online ini, saya berharap rekan-rekan penulis baik di Malang maupun rekan-rekan
penulis setanah air bisa saling berbagi pengalaman, pengetahuan, karya tulis, kreativitas, ide dan juga informasi yang berguna bagi kita semua, demi majunya pola pikir, serta bertambahnya kemampuan kita dalam bidang tulis menulis, serta profesionalisme kita sebagai seorang penulis !
Saran, sumbangan ide, gagasan, serta sumbangan tulisan sangat kami harapkan demi semakin berkembangnya pengetahuan kita akan dunia kepenulisan.
Akhir kata saya ucapkan terima kasih atas segala kerjasama yang baik dari rekan-rekan semua dan sukses selalu Forum Penulis Kota Malang !

Salam,

Sidik Nugroho- Ketua Forum Penulis Kota Malang

Selamat datang di situs resmi komunitas kami, komunitas penulis dari kota Malang. Komunitas penulis di kota Malang yang lebih dikenal dengan nama Forum Penulis Kota Malang (FPKM), adalah sebuah komunitas dan wadah aspirasi, ajang bertukar pikiran, pengembangan diri serta kreativitas para penulis di Kota Malang. Berdiri pada tanggal 8 Oktober 2006, dengan anggota awal sekitar 77 orang, forum penulis ini bertekad untuk terus maju dan berkembang di masa-masa mendatang.
Di halaman-halaman situs ini, Anda akan menjumpai begitu banyak link yang akan mengantarkan Anda pada informasi-informasi yang cukup berguna terutama bagi Anda yang tertarik untuk lebih mendalami dan menekuni dunia kepenulisan. Berbagai tips, informasi terbaru, event-event/kegiatan terbaru yang berhubungan dengan pengembangan diri dan pengetahuan kepenulisan selalu tersaji untuk Anda.
Situs dan blog Forum Penulis Kota Malang bukan hanya melulu diperuntukkan untuk sesama anggota intern FPKM, namun juga diharapkan sebagai sarana tukar menukar informasi antar berbagai komunitas penulis di berbagai daerah di tanah air. Suatu acara atau even kegiatan yang diselenggarakan oleh suatu komunitas penulis di suatu daerah diharapkan bisa diketahui pula oleh komunitas penulis di daerah yang lain. Untuk itulah maka Forum Penulis Kota Malang juga melengkapi dirinya dengan fasilitas mailing list yang diharapkan bisa menampung berbagai informasi dan juga sebagai sarana diskusi interaktif di dunia maya antar berbagai komunitas penulis dan juga sarana pembelajaran dan tukar menukar pikiran di antara sesama penulis. Juga, kurang lengkap rasanya bila kita tidak berinteraksi dengan sesama anggota dan pengurus komunitas ini. Interaksi secara korespondensi maupun mengakses berbagai informasi terbaru bisa dilakukan melalui berbagai situs weblog pribadi para anggota dan pengurus komunitas ini. Berbagai link yang akan mengantarkan kita ke berbagai situs bisa kita jumpai dalam halaman situs blog pribadi para anggota maupun pengurus Forum Penulis Kota Malang ini.
Akhirnya diharapkan dengan adanya situs dan blog resmi Forum Penulis Kota Malang, kita sebagai penulis bisa lebih terbuka wawasan dan juga peluangnya untuk bisa lebih mengembangkan diri dan juga berkreativitas secara produktif demi khasanah bacaan dan tulisan yang turut mewarnai negeri ini. Semoga.

Susunan Pengurus Organisasi Forum Penulis Kota Malang

Ketua : Sidik Nugroho
Sekretaris : Etty Hentihu
Bendahara : Trias Pratiwi / Vita Priyambada
Seksi Acara : Kukuh Widyatmoko, Jemmy Sugianto
Seksi Informasi dan Dokumentasi : Haryo Bagus Handoko, Wahyu Indah R, Etty Hentihu, Lutfi Fadila, M. Abdinal Akhda, Indah S.P.
Penelitian dan Pengembangan : Vita Priyambada, Haryo Bagus Handoko, Liga Alam, Wawan Eko Yulianto, Sidik Nugroho, Sismanto
Pelindung : Bpk. Drs. H. M. Jemianto, SH (Kepala Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang)
Penasehat : Bpk. Johan Budi Sava (Toko buku "TOGAMAS"), dan Bpk. Bambang A.W.


Alamat Korespondensi (Surat Menyurat) Forum Penulis Kota Malang
Gedung Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang
Jl. Raya Ijen 30 A
Malang 65100


Visi dan Misi Forum Penulis Kota Malang

Visi
Membentuk insan yang memiliki kesadaran intelektual aktif kreatif berguna dalam masyarakat melalui tulisan.

Misi Jangka Pendek
1. Berkarya.
2. Pembentukan tim yang solid, kreatif dan bermanfaat.
3. Membangun jaringan dengan penulis lain, penerbit dan lain-lain yang berhubungan dengan dunia kepenulisan.
4. Memberi motivasi seluruh anggota untuk berkarya.

Misi Jangka Menengah
1. Berkarya.
2. Mengadakan acara-acara bedah buku dengan mengundang penulis-penulis yang telah konsisten dan berkompeten dalam dunia kepenulisan.
3. Memperkuat jaringan penulis dengan penerbit.
4. Membaca wacana-wacana yang berhubungan dengan kesenian, kebudayaan, dan sebagainya yang berhubungan dengan pengembangan dunia kepenulisan.
5. Menghidupkan dunia kepenulisan di Kota Malang.
6. Mendorong seluruh anggota agar dapat menghasilkan karya yang berkualitas dan bersifat membangun.

Misi Jangka Panjang
1. Berkarya.
2. Memperluas jangkauan Forum dan jaringan antara penulis dan penerbit.
3. Menjadikan Forum ini sebagai pendobrak dan melakukan perubahan yang baik dalam dunia kepenulisan Indonesia.
4. Menjadikan Forum ini sebagai tolok ukur perkembangan dunia kepenulisan Indonesia.
5. Mencetak penulis-penulis yang berkualitas dan membangun serta menjadikan penulis sebagai sebuah profesi yang dapat 'menghidupi'.



World News - Berita Dunia

Klik di belahan dunia mana Anda ingin memperoleh berita.

Ubah dokumen ke PDF

Weather - Cuaca

Menulis Sangat Mudah

Menulis Sangat Mudah

Karir

Peluang Karir

Kirim SMS ke Teman Anda

Kirim Pesan Anda Lewat Video

Mesin Pencari